Pemakaman Al Azhar Memorial Garden

Pemakaman Al Azhar Memorial GardenDirektur Pemakaman Al Azhar Memorial Garden (AMG) Nugroho Adiwiwoho menolak jika pemakaman yang dipimpinnya tersebut dikategorikan mewah dan mahal. Ada tiga hal yang ia soroti terkait fatwa Majelis Ulama Indonesia yang menyatakan bisnis pemakaman mewah haram.

Ia mengatakan makam di AMG hanya berupa gundukan tanah setinggi 10 cm yang ditanami rumput dan dilengkapi batu nisan. Di makam itu tidak ditambah dengan bangunan apapun. “Jadi kesan mewah itu tidak nampak,” ujar Nugroho saat dihubungi Republika , Rabu (26/2).

Sedangkan mengenai harga makam yang paling murah sebesar Rp 24 juta, menurutnya mahal itu relatif. Kesan mahal, katanya, mungkin karena pembayaran yang hanya satu kali di muka.

Biaya dari konsumen itu kemudian didepositokan dan dikelola untuk operasional dan perawatan makam. Konsumen tidak dipungut biaya lagi. “Pembayaran hanya satu kali. Hal itu untuk mengantisipasi keluarga yang mungkin lupa sehingga tidak repot mengurus lagi,” katanya.

Pemakaman Al Azhar Memorial Garden ( AMG ) yang terletak di Desa Pinayungan KM 54 Karawang Timur tersebut memiliki sejumlah fasilitas, seperti jalan setapak, toilet, kantor marketing, tempat berteduh, tenda dan musola bagi peziarah. Area makam juga dibuat layaknya taman sehingga kesan kumuh bisa dihindari. Pemakaman ini merupakan pemakaman bagi Muslim.

Nugroho mengaku dalam waktu dekat tidak akan melakukan langkah apapun terkait terbitnya fatwa MUI. Namun, ia meminta agar MUI menjelaskan secara rinci kriteria mewah dan mahal.

Dalam fatwanya, MUI melarang adanya fasilitas pendukung di pemakaman yang dinilai tabdzir dan israf. Tabdzir adalah menggunakan harta untuk sesuatu yang sia-sia dan tidak bermanfaat menurut ketentuan syar’i ataupun kebiasan umum di masyarakat. Sedangkan israf adalah tindakan yang berlebih-lebihan, yaitu penggunaan lahan melebihi kebutuhan pemakaman.

Latar Belakang Al-Azhar Memorial Garden

Pada saat ini, masyarakat Indonesia yang berada di wilayah perkotaan dengan jumlah penduduk yang terus meningkat menghadapi permasalahan semakin terbatasnya pemakaman yang disediakan oleh pemerintah dan masyarakat.

Perlu diketahui bahwa Wilayah DKI Jakarta dengan luas 65.680 hektar diproyeksikan membutuhkan lahan makam seluas 785 hektar.

Dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Jakarta tahun 2011, ditargetkan 745 hektar.

Padahal, luas makam di Jakarta hanya 576 hektar. Jadi, Jakarta jelas masih kekurangan lahan sebesar 209 hektar.

Tingginya angka warga Jakarta yang meninggal dunia, dengan rata-rata per hari mencapai 111 orang, berarti mulai 2012 dan seterusnya, lahan pemakaman di DKI Jakarta akan habis apabila tidak segera dilakukan penambahan.

Selain usaha menambah luas lahan makam, dilakukan juga kebijakan menumpuk jenazah dalam satu lubang makam bagi yang masih ada hubungan keluarga. Jarak waktunya minimal dua tahun, hal itu untuk mengantisipasi over-loadnya lahan makam.

Kondisi Tempat Pemakaman Umum yang ada pada saat ini sangat memprihatinkan, antara lain:

  • Terkesan berdesak-desakan dan tidak beraturan.
  • Kurang terurus dengan baik.
  • Seringkali ditemui pengemis, pedagang asongan, dan lain-lain.
  • Tidak memiliki fasilitas memadai.
  • Kewajiban membayar biaya perpanjangan pemakaian lahan dan iuran bulanan.
  • Terkesan seram dan angker.

Pemakaman Al-Azhar Memorial Garden hadir sebagai solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh pemerintah, masyarakat muslim, dan masyarakat sekitar.

Apa saja solusi dan manfaat yang diberikan oleh Al-Azhar Memorial Garden? Berikut ini di antaranya:

  1. Menjadi solusi atas permasalahan semakin minimnya ketersediaan lahan makam di Jabodetabek dan sekitarnya.
  2. Menjadi solusi bagi individu muslim yang ingin menyediakan pemakaman yang sesuai syariat Islam, baik untuk dirinya sendiri maupun untuk keluarganya.
  3. Menjadi solusi bagi penduduk sekitar yang membutuhkan lapangan pekerjaan dan nafkah tambahan.
  4. Membantu pemerintah daerah dalam melakukan perbaikan jalan dari dan menuju lokasi Al-Azhar Memorial Garden.
  5. Memberikan kesempatan kepada umat untuk berpartisipasi dalam program wakaf makam Al-Azhar Memorial Garden untuk kaum duafa.