Copra pellets berkualitas

Copra pellets berkualitas terbaik pastinya akan memberikan komposisi pembuatannya terbaik juga sehingga tidak salah dalam melakukan pembuatannya.komposisi pembuatan kopra sebagai berikut yang terpenting bahan dasarnya adalah daging buah kelapa dan biasanya memeliki daging buah yang berumur 160 hari yang mulai berbentuk dan pada umur 300 hari mencapai maksimal dan pada umur 12 bulan buiah menjadi masak berat rata- rata 3-4 kg. untuk komposisi buah kelapa adalah sabut 35 %, tempurung 12 %, daging buah 28 % dan air buah 25 %. Kadar air buah segar sekitar 50 %, komposisi kopra diharapkan adalah air 6-7 %, minyak 63-64 %, protein 7-8 %, karbohidray 15 %, mineral 2 % dan serat 3-4 %. Daging buah muda dan lewat masak baik diolah menghasilkan kopra dengan mutu dan produksi rendah.

copra-pellets-1Kopra saat ini banyak dicari oleh banyak orang pada umumnya sehingga anda tidak akan heran bila saat ini banyak sekali pabrik copra pellets yang berkualitas sehingga anda bisa memilih copra pellets yang terbaik untuk anda pilih. Selama bertahun – tahun kopra telah banyak digunakan dalam negara india dengan tujuan untuk mempertahankan penampilan yang sehat dan bergizi. Sekarang, anda dapat menemukan manfaat dalam produk-produknya. Ilmu pengetahuan dan alam ketika digabungkan bersama-sama dapat memberikan manfaat yang besar.

Asal mula ada pabrik copra pellets

Asal mula ada pabrik copra pellets karena banyak sekali peminat yang mencari kopra sehingga banyak seseorang yang terjun dalam bisnis tersebut sehingga terbangunlah sebuah pabrik copra pellets. Kopra itu berasal dari daging buah kelapa yang dikeringkan. Kopra merupakan salah satu produk turunan kelapa yang sangat penting, karena merupakan bahan baku pembuatan minyak kelapa dan turunannya. Untuk membuat kopra yang baik diperlukan kelapa yang telah berumur sekitar 300 hari dan memiliki berat sekitar 3-4 kg.

pabrik-copra-3Setelah kopra selesai diekstrak minyaknya, yang tersisa adalah produk samping yang mengandung protein tinggi (18-25%) namun memiliki serat yang sangat tinggi sehingga tidak bisa dimakan oleh manusia. Produk samping ini umumnya diberikan pada hewan ternak sebagai pakan.Teknik pengolahan kopra ada empat macam, yaitu pengeringan dengan sinar matahari (sun drying), pengeringan dengan pengarangan atau pengasapan di atas api (smoke curing or drying), dan pengeringan dengan pemanasan tidak langsung (indirect drying. Kopra yang baik sebaiknya hanya memiliki kandungan air 6% – 7% agar tidak mudah terserang organisme pengganggu. Kerusakan yang terjadi pada kopra pada umumnya disebabkan oleh serangan bakteri dan serangan cendawan. Serangan tersebut mudah terjadi jika kadar air dalam kopra tinggi, kelembaban udara mencapai 80% atau lebih dan suhu atmosfer mencapai 30°C.